Info seputar produk, tips dan gaya hidup

Iklan Produk Malaysia, Jelas Singgung TKI Indonesia

Hari ini media kembali di buat ramai dengan munculnya kabar yang berasal dari sebuah foto produk iklan, yang mana di nilai telah melecehkan para Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia.
Adapun produk yang di maksud merupakan salah satu produk elektronik yang memang khusus di fungsikan sebagai alat untuk membersihkan lantai atau pun porselen kolam renang.

Karena lewat adanya sebuah Kalimat yang bertuliskan "Fire Your Indonesian Maid Now" itulah yang bila di artikan kedalam bahasa Indonesia "Pecat Pembantu Indonesia Sekarang"  Dan tulisan ini dapat terlihat jelas di bagian atas dari cover kemasan produknya.

Iklan Produk Malaysia, Jelas Singgung TKI Indonesia
RoboVoc, perusahaan swasta pembuat produk iRobot pembersih lantai dan kolam renang
Dalam cakupan yang lebih luas identitas dari para TKI tentunya secara tidak langsung memicu dan membawa dampak besar kepada identitas kebangsaan. Dan tentunya setiap negara memiliki aturan dan etika yang mana sebelumnya memang sudah ada tata aturan dan undang-undangnya.

 

21 komentar:

  1. kita sikapi saja dengan bijaksana

    ReplyDelete
  2. nggak beretika, semua ada konsekwensinya

    ReplyDelete
  3. kalau dilihat sih memang bisa menyinggung TKI indonesia, Tapi takutnya gambar ini editan orang orang yang tidak bertanggung jawab kan mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. perlu diselidiki kebenarannya dulu ya mas..

      Delete
  4. Duh,, cari masalah aja ya ini si Jiran.. Sabar gan..

    ReplyDelete
  5. lagi-lagi provokasi dari malaysia.. kapan ya penghinaan ini berakhir ?

    ReplyDelete
  6. harusnya negri jiran ini ditantang aja, kalo didiemin malah nyari masalah terus..

    ReplyDelete
  7. yah mau bagaimana lagi, mereka memang lebih berkuasa kalau masalah urusan ini, karena saudara-saudara kita masih membutuhkan ringgit mereka untuk menghidupi keluarga di kampung, coba kalau pemerintah Indonesia ini lebih bijaksana dalam membuka lapangan pekerjaan dan tidak tergantung kepada negara tetangga, tentunya kita tidak akan disepelekan seperti itu, tidak hina seperti itu..
    yang salah itu ya pemerintah ini, apalagi sekarang, harga turun naik belum kelar, eh malah pemerintah bentrok sendiri,, ya presiden, ya polisi, ya kpk hanya berurusan dengan masalahnya sendiri.. masalah rakyat?? no way!! bagaimana mau mengatasi dan mengurus rakyat?
    maaf kalau komentar saya berlebihan, terus terang saya muak juga dengan malaysia ini tapi saya juga gak habis mikir dengan negara ini, kenapa kok gak mau berubah.. kasihan saudara-saudara kita yang disana..

    ReplyDelete
  8. hmmmm .. itu maksudnya cuman iklan doang cuman udah keterlaluan dan kebangetan banget :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali mas ainul, kan memang cari gara-gara itu :D

      Delete
  9. Jika tidak ada niat untuk minta maaf, berarti pihak malaysia juga setuju dengan penghinaan itu ya mbak, dan kalau memang sampai 3 hari ini tidak ada minta maaf, sebaiknya pemerintah menarik seluruh TKI di Indonesia, jadi apa malaysia tanpa orang Indonesia walaupun kebanyakan orang Indonesia hanya sebagai buruh

    ReplyDelete
    Replies
    1. mending para tki di latih buat bisnis online ya mas ibrahim.... hehehe

      Delete
  10. Saya ngambil hal positifnya aja Mbak, kalau dipecat TKI di Malaysia... berarti tugas negara kita ya harus menciptakan lapangan pekerjaan... hehe

    ReplyDelete
  11. peran pemerintah harus tegad dalam menyikapi msalah ini , ,

    ReplyDelete
  12. ngga aneh jika negara ecek-ecek malaysia saja tidak menghormati kita, selain memang dikenal oleh bangsa luar, bahwa Indonesia adalah negara pembantu, dan hal itu memang bukan rahasia lagi dan kita tidak dapat marah atas hal tersebut, karena negara kita-lah yang paling banyak mengirim pembantu non keahlian pada negara-negara mereka.
    teman saya seorang kapten Kapal ngga pernah mengaku dirinya orang Indonesia jika sedang singgah di luar negeri...malu katanya sebab mereka akan meremehkan teman saya itu jika mengaku dari Indonesia.
    dasar negara pembantu...begitu katanya

    ReplyDelete
  13. wah jadi bingung juga nih, mau marah-marah kenyataannya memang warga kampung saya banyak yang jadi pembantu di sana kalau tidak marah pun kenapa sampai segitunya.

    ReplyDelete
  14. biar di basoka saja tu pabriknya,,, ngomong seenaknya saja,,, memangnya yg kerja ke malaisia semua itu pembantu,,,

    ReplyDelete
  15. Jangan sampai terpancing.., kita harus bijak menyikapinya

    ReplyDelete
  16. maunya apa coba si Malingsia ini? minta dijajah kali ya .... :(

    ReplyDelete

Custom Search