Bahaya Suntik Silikon Cair (kisah Yang Pernah Dialami Mpok Ati)

Bahaya Suntik Silikon Cair (kisah Yang Pernah Dialami Mpok Ati). Siapa yang tak ingin punya penampilan prima, wajah cantik, rupawan dan anti kerut. Ibarat impian setiap orang yang tergila-gila pada konsep duniawi.

Demi decak kagum setiap mata yang memandang tak jarang wajah asli pun rela di vermak sedemikian rupa. Salah satunya adalah dengan cara operasi plastik, termasuk suntik silikon. Sayangnya tak jarang orang rela menempuh cara-cara yang riskan dan berbahaya demi hasil instan termasuk suntik silikon cair.

Salah satunya seperti yang pernah dialami komedian mpok Ati yang menggunakan silikon pada wajahnya selama lebih dua dekade, hingga dirinya ketika itu dinyatakan terancam kanker. Tak cuma itu, mpok Ati pun juga harus membuang dana besar demi membiayai operasi wajahnya yang dilakukan berulang-ulang.


Bahaya Suntik Silikon Cair (kisah Yang Pernah Dialami Mpok Ati)
Menurut penuturannya saat di wawancara oleh MNC kemarin, mpok ati telat mengganti cairan silikon yang di suntikan di wajahnya. Dan ternyata cairan silikon pun memiliki masa kadaluarsa. Akibatnya di setiap bagian wajah mpok ati menjadi bengkak (nampak aneh) serta kondisi hidung dan dagunya menjadi turun dan malah terlihat membesar kebawah.

Efek buruk dan bahaya suntik silokon cair pada tubuh
Lalu, bagaimana sebenarnya efek silikon bagi tubuh. Jika benar dapat membatu seseorang jadi lebih menarik, lantas kenapa dapat nenimbulkan efek yang begitu mengerikan.

Seperti para ahli pakar mengatakan, sebenarnya silikon cair ini kerap di gunakan sebagai bahan campuran oli atau untuk membuat ember. Dan kebayang  kan jadinya kalo cairan ini sampai di suntikan ke wajah atau kebagian tubuh manusia. Nah bila cairan silikon itu telah masuk di bagian pipi atau hidung. Semakin umurnya gravitasi bumi kebawah, maka dia akan ikut turun juga mengikuti gravitasi bumi.

Kesimpulan
Kulit manusia pastinya akan berubah seiring usia kian bertambah, tak ada gunanya menempuh jalan pintas hanya untuk mensiasti alam, terlebih nyawa sampai jadi taruhan.

Previous
« Prev Post