Info seputar produk, tips dan gaya hidup

Rencana Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Belanja

Rencana Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat BelanjaRencana Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Belanja. Tak hanya di temui di pasar tradisional atau pun di pasar modern saja, seperti yang kita semua tahu kalau seluruh tempat transaksi jual beli berskala kecil juga kerap menggunakan kantong plastik (kresek) sebagai alat pembukus barang belanjaan. Selain itu, memang sebenarnya sudah ada cara alternatif lain, seperti pihak supermarket yang dari dulu selalu menerapkan pengepakan barang belanja konsumennya dengan menggunakan kardus.
Namun tahukah anda, dalam waktu dekat ini, rencananya bakal ada pembatasan bahkan sampai larangan. Yakni larangan khusus dalam menggunakan kantong plastik ketika berbelanja.

Hal ini terkait dengan satu usulan yang datangnya langsung dari wakil gubenur baru DKI Djarot Saiful Hidayat. Yang mana dirinya akan meminta ke pada Ahok, agar secepatnya di keluarkan Instruksi Gubenur mengenai larangan tersebut. Mengingat sampah yang berada di sungai atau di setiap kali DKI, kebanyakan memang berasal dari jenis sampah plastik.
Meski demikian dirinya pun sepenuhnya menyadari, kalau usulan atau rencana ini nantinya akan menimbulkan pro dan kontra terhadap sejumlah pihak. Baik dari masyrakat (para konsumen) produsen dan juga penjual.


Dan bila kebijakan ini nantinya pun jadi resmi, lantas tak di iringi dengan kesadaran tinggi para warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, nampaknya tidak sesuai dengan apa yang di harapkan.

33 komentar:

  1. menyiapkan mentalitas warga menjadi sadar sampah dulu lebih baik, peraturan akan menguatkan

    ReplyDelete
  2. klo dilarang lalu mw pake apa ?
    mending dicoba untuk tindak tegas dan sanksi yg berat dulu ...hehe
    jalan di protokol motor dilarang melintas kaya jalan tol aja jadinya ,,,
    skrg kantong plasti dh ada wacana ...
    besok-besok dilarang masuk wc umum ....hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. bawah kantong sendiri mas, di luar negeri begitu, malah dikenakan biaya tambahan kalau pakai plastik

      Delete
    2. nahh pas banget saya setuju nih dengan apa yang dikatakan mas sabda awal lebih baik bawa plastik sendiri :)

      Delete
  3. kantong plastik itu berbahaya sob, bisa memicu kanker... saya setuju itu

    ReplyDelete
  4. Semoga penerapannya tidak langsung, tapi secara bertahap dimulai dengan tahap sosialisasi.

    ReplyDelete
  5. nahhh kerenn nihh kalo larangannya dilaksanakan pasti jakarta terbebas jadi sampah plastik karena penggunaannya di batasi :)

    ReplyDelete
  6. Kalau di larang masa harus pake tas dari kertas mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pake bungkus kertas,sepertii jika membeli burung hahahaa

      Delete
  7. berarti mesti bawa karung dari rumah nih hihi..

    ReplyDelete
  8. di sini, hari sabtu adalah hari tanpa plastik. kalau nak plastik, kena bayar RM 0.20 sehelai

    ReplyDelete
  9. setahuku banyak tempat terbelanjaan yang sudah menggunakan plastik sekali pakai yang hancur beberapa bulan..

    ReplyDelete
  10. lalu, gantinya apa mbak? Pro Kontra pasti ada, namun semuanya itu tergantung pada kebiasaan juga.. :)

    ReplyDelete
  11. semoga bisa terlaksana dan bebas dari sampah

    ReplyDelete
  12. Betul juga ada solusi dibalik larangan itu, ada sedikit saran tambahkan sumber betitanya dicantumkan itu lebih profesional bu, dalam penyusunan artikelnya, ^.^

    ReplyDelete
  13. sebetulnya saya setuju aja. Tapi, biasanya kantong kresek itu juga dipakai untuk mengumpulkan sampah sesudahnya. Nah, kalau gak ada kantong kresek, trus alternatifnya pakai apa?

    ReplyDelete
  14. mungkin biar bisa mengurangi timbunan sampah plastiknya ya mbk :)

    ReplyDelete
  15. yeah, harusnya diiringi larangan keras buat buang sampah sembarangan, kalo perlu ditindak tegas! :)

    ReplyDelete
  16. setuju banget... yg penting itu kesadarannya...

    ReplyDelete
  17. semoga masalah sampah Jakarta dapat teratasi ya mbak, percuma juga slogan perda keluar, klo warganya tak sadarkan diri...

    ReplyDelete
  18. kalau di Padang, mulai 1 januari nanti katanya akan ditetapkan kebijakan pembatasan jumlah kantong plastik, juga hukum denda bagi yang kedapatan buang sampah sembarangan

    ReplyDelete
  19. Assalaamu'alaikum wr.wb, mbak Sussi.... Di Malaysia, hal larangan menggunakan kantong plastik sudah beberapa tahun dilaksanakan. Larangan itu berlaku hanya pada Hari Sabtu dan Isnin sahaja di mana-mana pusat beli belah sama ada besar atau kecil. jika mahu menggunakan kantong plastik juga pada dua hari tersebut, pengguna harus membayar/charge 20 sen untuk setiap kantong plastik yang digunakan dari kedai tersebut. Alhamdulillah, apabila sudah biasa diterapkan disiplin ini, tidak menjadi masalah kepada masyarakat untuk melakukannya sebagai kesedaran tentang masalah sampah kanting plastik. Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

    ReplyDelete
  20. Semoga saja kebijakan tersebut dapat mengurangi populasi sampah di negeri ini ya Mbak

    ReplyDelete
  21. Bagus nih, buat mengurangi sampah yang tidak bisa diurai oleh tanah.

    ReplyDelete
  22. Menurut saya ada sisi negatif ada sisi positif nya...
    Positif nya udah pasti untuk mengurangi pencemaran lingkungan
    Negatif nya kayak bikin ribet kalo harus dibungkus pake kardus...

    ReplyDelete
  23. mudah-mudahan saja dengan rencana larangan ini bisa mengurangi sampah yang membuat lingkungan menjadi tidak nyaman.

    salam kenal ya gan dari blogger Lombok :)

    ReplyDelete
  24. Saya sangat setuju dengan rencana larangan tersebut, karena biasanya kantongan plastik hanya akan dipakai satu kali dan selanjutnya dibuang begitu saja. Kalau hanya satu kali bisa dipakai,berarti kalau kita belanja sehari sekali, berarti kalau sebulan ada 30 kantongan plastik... berapa banyak entar tumpukannya di pembuangan sampah, lebih baik pakai Tas yang terbuat dari kain, atau membawa keranjang sendiri.... lebih awet dan tidak menambah produksi sampah hehe

    ReplyDelete
  25. terus harus pake apa mba masa harus bawa ransel hehe

    ReplyDelete
  26. kayanya sih hanya sekitaran DKI saja ya, mungkin kota lain engga, soalnya ribet juga sih kalo ga ada kresek

    ReplyDelete
  27. Ya saya setuju. lebih diganti dengan bungkus kertas, biar mudah diurai limbahnya

    ReplyDelete
  28. saya sih setuju aja kalau alasannya go gree. Tapi yang sering juga ditanyakan adalah untuk buang sampah nanti pakai apa? Karena biasanya masyarakat memakan kantong plastik belanja itu untuk buang sampah.

    Pakai tas kertas artinya juga akan banyak menebang pohon. Tas kertasnya sendiri akan mudah terurai tapi kalau gak diimbangi dengan reboisasi lama-lama SDA akan habis

    Semoga yang menentukan kebijakan bisa berpikir dengan bijak :)

    ReplyDelete
  29. Solusi baru untuk masalah sampah ataupun limbah plastik di tanah air. Kini hadir Tray Makanan yang ramah lingkungan karena terbuat dari kertas.

    ReplyDelete

Custom Search